Selasa, 01 Mei 2012

penyakit degeneratif


Istilah penyakit degeneratif akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat dari berbagai kalangan. Gaya hidup masyarakat yang konsumtif dan cenderung sedikit aktivitas disinyalir menjadi awal mula timbulnya penyakit tersebut. Penyakit degeneratif adalah istilah dalam medis untuk menjelaskan suatu penyakit yang muncul akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh yaitu dari keadaan yang awalnya normal menjadi lebih buruk. Penyakit yang masuk dalam kategori ini adalah penyakit diabetes militus, stroke, jantung koroner, obesitas, disiplidemia, dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit degeneratif memiliki hubungan yang sangat kuat dengan bertambahnya umur seseorang. Semakin tua umur seseorang maka akan semakin mudah terkena penyakit degenaratif, meskipun terkadang faktor keturunan juga berperan cukup besar. Penyakit degeneratif umumnya banyak menyerang masyarakat perkotaan. Penyebab utamanya adalah perubahan gaya hidup akibat urbanisasi dan modernisasi. penyakit degeneratif dapat diartikan sebagai penyakit yang biasanya menyerang orang di usia tua namun saat ini sudah bergeser karena banyak diderita oleh orang-orang dengan usia muda. “Perubahan gaya hidup merupakan faktor utama penyebab terjadinya penyakit degeneratif. Masyarakat menjadi gemar makan makanan yang tidak sehat dan malas bergerak,” . Dahulu penyakit degenaratif muncul ketika orang sudah masuk usia lanjut, hal ini dikarenakan makanan yang dikonsumsi masih alami tanpa ada campuran macam-macam zat. “Tapi sekarang penyakit degeneratif sudah banyak menjangkiti orang-orang di usia muda. Banyak di antara mereka meski umurnya baru 30-an tahun tapi sudah terkena serangan stroke, diabetes, jantung, dan lainnya. Penyebabnya ya berasal dari makanan tidak sehat yang dikonsumsi setiap hari, seperti junk food, fast food, atau makanan instan lainnya,”. Jenis makanan instan yang saat ini banyak beredar di masyarakat adalah makanan yang banyak mengandung lemak jenuh (saturated fat), garam dan gula, serta bermacam-macam zat aditif seperti monosodium glutamate (MSG) dan tartrazine dengan kadar tinggi. Junk food misalnya, makanan jenis ini hampir tidak memiliki kandungan protein, vitamin ataupun serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Meski demikian makanan jenis ini sangat digemari oleh banyak orang. Buruknya Pola Makan, kebiasaan orang yang gemar mengonsumsi makanan yang tidak sehat ditambah dengan buruknya pola makan dan sedikit aktivitas akan mengakibatkan obesitas (kegemukan) yang juga menjadi penyebab penyakit degeneratif. “Orang yang sering ngemil, organ pencernaan dalam tubuhnya tidak pernah memiliki waktu untuk istirahat. Organ tubuh terus dipaksa untuk bekerja dan mengeluarkan enzim untuk pencernaan. Maka seperti halnya mesin jika terus menurus dipakai tanpa istirahat pasti akan mengalami kerusakan, akhirnya jadilah sakit,”. Tak hanya berasal dari makanan yang berharga mahal, penyakit degeneratif juga bisa muncul dari makanan gorengan yang banyak dijual di pinggir jalan. Makanan gorengan yang digoreng dengan minyak yang mengandung asam lemak jenuh akan dimetabolisme oleh tubuh, akhirnya akan meningkatkan profil lipid dalam darah. Asam lemak diketahui berpengaruh terhadap peningkatan kadar kolesterol total, terutama kolesterol LDL (kolesterol jahat). “Jadi, hati-hati kalau membeli makanan yang digoreng, lebih-lebih jika minyak yang digunakan sudah berwarna kecokelatan atau jelantah,”, banyak cara untuk mencegah penyakit degenaratif salah satunya adalah dengan melakukan pola makan yang baik yaitu tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang berlemak dan berkolesterol, melakukan olahraga secara teratur, dan menghindari rokok. “Pada dasarnya semua makanan baik dikonsumsi untuk tubuh, namun yang sering membuat makanan tersebut menjadi tidak baik adalah sumber yang telah terkontaminasi dan cara pengolahan makanan yang dilakukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar